DEKONSEPTUALISASI PENGETAHUAN MATEMATIKA PADA GURU MATEMATIKA SEKOLAH LANJUTAN PERTAMA
DAN LANGKAH-LANGKAH ALTERNATIF PEMECAHANNYA
Oleh
I Nengah Parta
Staf pengajar pada Jurusan Matematika FMIPA UM
E_mail: nengahparta@yahoo.com
Abstrak:
Dalam pembelajaran yang bercirikan students centered tugas guru dalam mengelola pembelajaran ringan sekaligus berat. Dikatakan ringan karena guru tidak lagi dituntut untuk merancang uraian materi yang lengkap, runtut, dan menyeluruh. Dikatakan berat, karena guru perlu membuat berbagai alternatif untuk mengakomodasi produk pemikiran siswa yang mungkin akan sangat bervariasi. Faktanya, saat ini masih banyak guru matematika tidak memiliki pengetahuan matematika yang memadai. Dalam mengajar, yang disampaikan kepada siswa hanya teknik penyelesaian soal rutin tanpa penjelasan yang cukup. Pada beberapa guru juga ditemukan adanya beberapa kesalahan, yaitu; kesalahan persepsi, kesalahan pemahaman konsep, dan kesalahan kesemestaan. Beberapa contoh kesalahan itu berturut-turut adalah sebagai berikut; (1) tabung hanya dipersepsikan sebagai tabung lingkaran tegak, (2) tabung dipandang sebagai prisma dan disebut prisma lingkaran, (3) jumlah dan hasil kali akar-akar suatu persamaan kuadrat berturu-turut adalah -(b/a) dan c/a, apapun kondisinya. Pada makalah ini dibahas fenomena-fenomena itu dan juga diajukan gagasan alternatif untuk pemecahannya.
Kata Kunci: dekonseptualisasi, pengetahuan matematika, guru matematika
alternatif pemecahannya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar